fbpx
Home Non Fiksi Resensi Buku THE SUBTLE ART OF NOT GIVING FU*K
Resensi Buku THE SUBTLE ART OF NOT GIVING FU*K

Resensi Buku THE SUBTLE ART OF NOT GIVING FU*K

3
0

Judul Buku : THE SUBTLE ART OF NOT GIVING FU*K (SEBUAH SENI UNTUK BERSIKAP BODO AMAT)
Penulis Buku : Mark Manson (Best Seller Versi New York Times)
Jenis Bacaan : Non Fiksi
Penerbit Buku : Grasindo, Jakarta
Cetakan : X,2018
Ketebalan Buku : 243
ISBN : 9786024526986

Ringkasan : Mungkin kita akan dibuat bingung dan bertanya-tanya ketika membaca judul buku ini. Memang untuk bersikap bodo amat ada seninya? Memang untuk bersikap bodo amat itu harus berseni ya? Apa sih yang dimaksud Mark Manson dalam bukunya ini?—-Lalu, apa hubungannya seni dengan bersikap bodo amat? Bukan untuk menyuruh para pembaca sepenuhnya masa bodoh terhadap segala sesuatu. Justru, Mark ingin membuka pikiran kita bahwa ada hal-hal penting yang dirasa tidak perlu dipersoalkan dalam hidup. Dalam buku bersampul orange ini, Mark akan membantu kita untuk lebih cuek pada hal-hal yang kurang penting melalui tiga seni.—-Kunci dari seni pertama adalah masa bodoh terhadap segala halangan dan perjuangan dalam mencapai sesuatu yang kita inginkan. Seharusnya kita hadapi dan nikmati saja karena dalam mengejar suatu pencapaian, pasti ada saja rintangan yang muncul. Seni kedua, temukan hal-hal penting dan berarti untuk diprioritaskan sehingga kamu bisa lebih mudah untuk masa bodoh pada hal-hal sepele. Adapun seni ketiga mempertegas seni sebelumnya, yakni kita mulai dapat memilah mana yang lebih penting saat beranjak dewasa. Walaupun hal penting itu tampaknya sederhana, tetapi kita bisa tetap bahagia dengan kesederhanaan itu.–Mark Manson menuangkan gagasan dan argumentasinya dengan lugas dan terstruktur. Tidak lupa dipertegas dengan cerita-cerita tentang pengalaman hidupnya. Mark juga menambahkan sejumlah kisah nyata dari beberapa tokoh yang barangkali belum pernah didengar, seperti Charles Bukowski, Dave Mustaine, dan William James. Berbagai analogi yang disajikan Mark pun mungkin akan membuat para pembaca berkata dalam hati, “Iya juga ya!”.–

Berikan Penilaian : Very Good

Apakah kamu merekomendasikan Buku itu untuk dibaca orang lain? Berikan rekomendasi kamu terkait buku yang kamu baca?

buku ini sangat cocok untuk kamu yang sedang mencari makna hidup atau yang merasa sedang berada dalam titik terendah kehidupan.–Buku self improvement ini sekiranya dapat menyegarkan pandangan kita terhadap segala sesuatu yang lalu-lalang dalam kehidupan.

Resensi ditulis oleh : Husni faris XI Grade

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: