fbpx
Home Anyaman Rasa Bermain Kata
Bermain Kata

Bermain Kata

0
0

Apa yang terjadi ketika kata itu dianyam sedemikan rupa?

Bahasa adalah warisan peradaban purba yang secara konstan menyambungkan satu person ke person lain, satu kampung ke kampung lain, satu kota ke kota lain, satu negara ke negara lain, satu peradaban ke peradaban lainnya.

Jalinan kata menjadi unsur yang wajib ada dan berfungsi menyambungkan jalur sinaps bahasa sehingga mampu menangkap makna tersembunyi dari rasa kata atau rasa bahasa yang kemudian melahirkan sebuah pemahaman.

Dan dengan media kata manusia dapat menelusuri jejak kelahiran yang mengawali sebuah kehidupan. Dan dengan kata pula peta jalan pulang dapat mengantarkan seseorang sampai di tempat tujuan.

Seperti halnya qasidah cinta Rumi yang mendendangkan syair tentang kecintaan manusia kepada Rabbnya. Kata-kata yang dibangun dalam bait-bait indahnya mampu membangkitkan kekuatan manusia untuk dapat mengokohkan relasi antara abdi dan tuannya.

Kata-kata menjadi personifikasi untuk menterjemahkan rasa cinta yang gaib sehingga terasa nyata kehadirannya.

Dan ketika kata mewujud dalam sebuah puisi maka rasa bahasa akan terasa dalam denting harmoni dan kerling manja diksi unik dan menggelitik. Puisi menyajikan Irama dalam bait indah untuk membunyikan makna dalam nyanyian kata yang bisu. Puisi menyampaikan sebuah pesan dalam anyaman kata yang padat.

Bukankah memainkan kata dalam rupa karya adalah bagian dari kecerdasan yang majemuk?

 

 

 

 

 

Jalan Pulang

 

Matahari terduduk di beranda senja

Robusta diam tenggelam mengawasi

Kawanan jalak memenuhi cakrawala

meliuk liuk dalam koreo murmurasi

 

layar jingga bergegas turun memenuhi panggung

surya redup menyentuh batas malam

gulita mengubur cerita tentang raung ruang

membeku mematung nisan pualam

 

wayang wayang bergeming  menatap arah

persimpangan waktu menawan langkahnya

pijar dian memudar dalam resah

sebab lalai membaca rambu yang sirna

 

sepotong jejak pada tanah basah

mengular menuju kampung halaman

wayang wayang mengetuk barzah

jalan pulang yang telah ditentukan

 

 

Tangerang Selatan

5 Februari 2021

 

 

Quotes

“Setiap kita berbaris antri di depan pintu misteri dan pada waktunya akan bergegas membunyikan lonceng yang telah lama menunggu saat kita kan kembali”

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: