fbpx
Home Anyaman Rasa AL ‘ALAQOH – AL HAWA
AL ‘ALAQOH – AL HAWA

AL ‘ALAQOH – AL HAWA

0
0

AL ‘ALAQOH – AL HAWA

Sebuah Sinonim

 

Lihatlah buah-buahan yang tumbuh di sekitar, mereka tumbuh dengan persamaan dan perbedaan yang khas. Umumnya buah akan menggantung pada tangkai yang terhubung kepada ranting dan dahan yang menopangnya. Keterhubungan yang mutlak sampai akhirnya buah menjadi matang dan pasti jatuh ketika waktunya sudah pas. Buah akan sangat bergantung pada tangkainya.

Ketergantungan terjadi karena ada sebuah hubungan yang berlaku secara timbal balik. Seperti aliran listrik yang tersimbol dalam arus positif dan negatif. Begitupun ketertarikan manusia dalam tatanan sosial akan sangat terasa sebuah ikatan antara satu dan lainnya. Seorang gadis yang tertarik kepada seorang pemuda akan menghadirkan ketergantungan dalam sebuah interaksinya.

Al ‘Alaqoh adalah diksi yang diambil oleh masyarakat Arab untuk menyebut kata cinta selain mahabah. Kata ini digambarkan sebagai sebuah ikatan berkelindan dalam sebuah relasi lawan jenis. Pandangan seorang pemuda yang sedang jatuh cinta menyebabkan ada sebuah ketergantungan rasa pada seorang pemudi yang mengalami perasaan yang sama. Keterhubungan rasa karena cinta terjadi karena adanya kerpautan hati seseorang kepada kekasihnya. Al ‘Alaq menjadi sinonim mahabah untuk menekankan bagaimana hati akan selalu tergantung kepada yang dikasihi.

Bagaimana menjelaskan situasi hati seorang yang sedang mabuk cinta? Berbagai macam jenis lagu atau bait puisi tercipta untuk melukiskan bagaimana rupa cinta. Bila seseorang sedang jatuh cinta sejuta rasa akan menjadi lukisan indah untuk menggambarkan suasana kebahagiaan dan suasana lain yang menyertainya. Cinta hadir bukan sebuah rasa yang tunggal, namun ia akan mengikut sertakan rasa yang lain.

Hati yang menjadi cenderung kepada sesuatu adalah gambaran lain bagaimana rasa yang ikut dalam racikan menu cinta. Hati yang memiliki kecenderungan yang sangat kuat menjadi personifikasi lain untuk merujuk pada makna sinonim dari mahabah. Al Hawa adalah persamaan kata dari Mahabah dengan makna seperti digambarkan di atas.

Namun ada yang memaknai Al Hawa dengan konotasi lain yang mengarah kepada pemaknaan yang negatif. Al Hawa diberi makna sebuah proses mencintai dengan makna yang tercela. Al hawa dianggap sebuah cinta yang dilandaskan pada gelora hawa nafsu belaka. Cinta yang mengarah hanya sebuah kepuasan yang bersifat jasmani, sehingga dianggap sebuah proses rasa yang dangkal karena ketika jasad yang dicintai memudar karena termakan usia maka cinta itu akan beralih kepada yang lain.

Mahabah dipadankan dalam bahasa Indonesia dengan kata Cinta ternyata memliki sejumlah kata yang menjadi sinonimnya. Al Alaqoh dan Al Hawa dua diksi yang dipilih untuk mengungkapkan bahasa cinta dengan gerak hati yang tentunya berbeda setiap saatnya. Oleh karena itu cinta dianggap sebagian orang sebagai sebuah misteri yang kunci untuk membuka rahasianya tertelan dalam kotak pandora yang magis. Oleh karenanya cinta adalah sebuah karsa yang akan selalu diperjuangkan oleh para pemujanya dari zaman ke zaman.

 

 

 

 

 

 

 

PEZIARAH

Becak berdecak kagum kepada keanggunan malam Yogyakarta

kalimatnya tulus seperti lilin yang buta karena cintanya kepada gulita

para pengayuh menempuh ribuan kalimat mantra mengusir gurita

tentakelnya mencengkeram asmara mesum pecinta jelata

Tapal-tapal kuda memburu kayuh berpeluh

lelaki sepuh yang setia kepada perjalanan kota

Malioboro sibuk memotret kisah para peziarah

pendar cahaya bulan tersesat dalam jejak kata

Pada sebungkus nasi kucing kau bercerita tentang sepasang kekasih

melukiskan cinta pada dinding benteng kota yang menua

di teras kota kuas berceloteh tentang warna kasih yang ia pilih

goresan sahaja membingkai kenes dunia dalam sunyi tapa

beringin tua di alun alun meneguk bandrek di angkringan

hangatnya membalut kenangan tentang perjalanan asmara

di bangku panjang sepasang kekasih bergandengan tangan

menyuapi rindu yang kedinginan sebab hujan sekitar istana

nadi kota berkelana dalam aliran darah perjaka

iringan prajurit berputar melingkari siklus patroli

lampion mengapung melayangkan doa dan puja

mengharap langit menghujani restu cinta dua sejoli

menjelang subuh embun menyeruput kopi hitam yang terbakar arang

menjejali cakrawala dengan kepulan aroma kerinduan gemintang

ketukan irama gamelan jawa bersenandung tembang

menemani lelaki sepuh bermunajat cinta yang terbentang

sajadah lusuh mengeluh pada adzan subuh

tentang para peziarah yang tak lagi menyapa

dua sejoli berpaling arah bersama bahtera hilang sauh

terseret amuk Parangtritis yang sedang membara

lelaki sepuh bersimpuh pada rakaat subuh

kepada Penguasa Alam ia berserah

meratapi cinta semenjana dua sejoli yang tersesat

memanggilnya kembali sebelum tutup hayat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

QUOTES

 

Cinta adalah tentang kejernihan,  rasa akan sampai dan hanya diterima oleh hati yang jernih.

 

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: